PEMBUATAN KARYA SENI RUPA TERAPAN TIGA DIMENSI

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari Unit 8, diharapkan peserta didik dapat:
1.  Memahami konsep dasar karya terapan tiga dimensi.
2.  Merancang konsep karya tiga dimensi yang dikolaborasikan dengan mata pelajaran lain.
3.  Merancang desain karya tiga dimensi sesuai konsep.
4.  Merealisasikan konsep karya terapan tiga dimensi.


A. Pokok-Pokok Materi

1. Seni Rupa Terapan Tiga Dimensi

Karya seni rupa yang memiliki tiga dimensi, yakni dimensi lebar, tinggi, dan tebal; atau biasa disebut sebagai patung. Karya tiga dimensi dapat diamati dengan cara mengelilinginya, sehingga dari segi manapun kita melihatnya, kita akan dihadapkan pada bentuk yang memiliki makna. Karya seni ini dapat dipajang di ruang umum sehingga sangat memungkinkan untuk dilihat banyak orang.

Umumnya, karya seni tiga dimensi dibangun sebagai pengingat peristiwa sejarah, cendera mata atau suvenir, dan juga alat peraga ilmu pendidikan. Teknik untuk membuatnya antara lain adalah mengecor, mencetak, pahat, membentuk, menempel, dan memilin.

 

2. Jenis-jenis Karya Seni Rupa Tiga Dimensi Terapan

a. Monumen

Monumen diciptakan oleh seorang seniman dengan tujuan mengabadikan kenangan terhadap seseorang atau sebuah peristiwa tertentu yang memiliki kesan bersejarah, sehingga penting untuk dikenang. Monumen secara umum memiliki makna simbolis perjuangan dari berbagai komponen masyarakat, misalnya, dalam hal merebut kemerdekaan Indonesia. Contoh karya yang paling monumental adalah Monumen Perjuangan yang memiliki 3 karakteristik khusus. Biasanya, monumen menampilkan figure-figur peristiwa sejarah seperti: Monumen Selamat Datang, Monumen Palagan Ambarawa, Patung Diponegoro, Monumen Profil Soekarno, dan monumen pahlawan lainnya.



b. Replika

Replika adalah salinan ilustrasi dalam bentuk visual tiga dimensi.

Jenis karya ini memiliki fungsi memberi gambaran tentang keadaan sebenarnya atas sebuah peristiwa maupun bentuk. Replika banyak ditemui di sekolah, museum, laboratorium, dan toko suvenir. Contoh-contoh replika antara lain: patung torso, kerangka manusia, replika peristiwa dalam museum, replika candi yang digunakan sebagai suvenir.


c. Lingkungan

Karya seni rupa tiga dimensi lingkungan memiliki fungsi memperindah lingkungan sekitar dan memberi narasi tentang perubahan iklim yang selalu berubah. Oleh karena itu, karya seni lingkungan bersifat temporer atau sementara karena ia dapat berubah bentuk sesuai dengan pergerakan alam. Seni Bonsai adalah salah satu kegiatan merangkai dengan menggunakan material lingkungan dalam mengkreasikan karya seni.


d. Kriya

Kriya merupakan karya seni rupa 3 dimensi yang difungsikan sebagai hiasan dalam ruangan. Teknik pembuatan maupun bahan yang digunakan dapat berasal dari logam, plastik, kayu, tanah liat, keramik, lilin, kulit, bambu, dan lainya. Seni kriya ini sudah berkembang dari zaman dahulu dan menjadi bagian di setiap sudut kehidupan manusia. Beberapa contoh seni kriya yang merupakan seni rupa terapan 3 dimensi berdasarkan bahannya antara lain :

  • Peralatan memasak yang terbuat dari bambu yang dianyam seperti tudung saji, saringan, dan lain – lain.
  • Gucci, kendi, vas bunga, dan peralatan rumah tangga lain yang terbuat dari keramik.
  • Wayang kulit, tas, jaket kulit dan karya lainnya yang berasal dari kulit.
  • Wayang golek, topeng, furniture, hiasan ukiran – ukiran.

Pembuatan karya kriya ini dilakukan dengan berbagai teknik berdasarkan bahan dasar serta bentuk karya yang akan dihasilkan. Teknik tersebut diataranya seperti teknik anyaman, teknik ukiran, teknik batik, teknik pahat, teknik bursir, teknik bordir, teknik tenun, dan teknik lainnya yang terus akan berkembang dengan karya yang semakin beragam sehingga dapat membantu kehidupan manusia.




3. Pembuatan Karya Seni Terapan 3 Dimensi

Karya seni terapan 3 dimensi adalah bentuk seni yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Dalam dunia seni, karya terapan sering kali mencakup berbagai disiplin, termasuk kerajinan tangan, desain produk, arsitektur, dan bahkan seni instalasi. Artikel ini akan membahas berbagai aspek pembuatan karya seni terapan 3 dimensi, termasuk proses kreatif, teknik, material yang digunakan, serta dampaknya dalam masyarakat.

 

4. Proses Kreatif dalam Pembuatan Karya Seni 3 Dimensi

Proses pembuatan karya seni terapan 3 dimensi umumnya dimulai dengan tahap ideasi. Seniman atau desainer akan merumuskan konsep dasar yang mencerminkan tujuan dan fungsi karya tersebut. Misalnya, dalam pembuatan furniture, seorang desainer harus mempertimbangkan kenyamanan, estetika, dan fungsi dari barang tersebut.

Setelah ide awal terbentuk, proses berlanjut ke tahap sketsa dan perancangan. Pada tahap ini, seniman dapat menggunakan perangkat lunak desain 3D untuk memvisualisasikan karya mereka dengan lebih jelas. Misalnya, software seperti Blender atau AutoCAD sering digunakan untuk membuat model 3D sebelum produksi fisik.

 

5. Teknik dan Material dalam Karya Seni Terapan 3 Dimensi

Dalam pembuatan karya seni terapan, pemilihan teknik dan material sangat penting. Beberapa teknik yang umum digunakan antara lain:

  1. Pahat dan Ukir: Teknik ini sering digunakan dalam pembuatan patung dan ornamen dekoratif. Seniman akan menggunakan alat pahat untuk membentuk material seperti kayu, batu, atau logam.
  2. Pencetakan: Metode pencetakan, seperti 3D printing, telah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir. Teknik ini memungkinkan seniman untuk membuat objek dengan bentuk yang kompleks dan detail yang tinggi.
  3. Pengelasan dan Penyambungan: Dalam pembuatan karya dari logam, teknik pengelasan sering digunakan untuk menyambung bagian-bagian yang berbeda menjadi satu kesatuan.
  4. Teknik Keramik: Pembuatan barang keramik juga merupakan bagian dari seni terapan 3 dimensi. Seniman menggunakan tanah liat yang dibentuk dan dibakar untuk menghasilkan karya yang berfungsi sekaligus estetis.

 

PERTANYAAN PEMANTIK

1. Apa perbedaan karya seni rupa 2 dan karya seni rupa 3 dimensi?

2. Apa perbedaan karya seni rupa murni dan karya seni rupa terapan?

3. Karya seni rupa terapan 3 dimensi apa saja yang sering kalian jumpai di sekitar?

4. Jelaskan proses kreatif pembuatan karya 3 dimensi?

5. Bagaimana tahapan pembuatan karya seni rupa terapan 3 dimensi?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUBLIKASI KARYA SENI RUPA

ILUSTRASI NARATIF